Breaking News
Home / Laravel / Part 1: Cara Menginstal Laravel dengan Laravel Installer dan Composer

Part 1: Cara Menginstal Laravel dengan Laravel Installer dan Composer

88 / 100 Skor SEO

Instalasi Laravel sebetulnya sangat mudah, hanya perlu mengetikan beberapa perintah di terminal dan Laravel akan terinstal. Bagi teman-teman yang belum terbiasa dengan composer dan terminal, pada awalnya mungkin akan merasa ribet, tapi jika sudah terbiasa pasti akan sangat terbantu dengan composer dan terminal.

Sebelum menginstal Laravel, pastikan di komputer kamu sudah terdapat aplikasi XAMPP (jika menggunakan Windows). Jika kamu menggunakan Linux, pastikan sudah terinstal Apache, PHP dan MySQL.

Karena dalam tutorial ini kita menggunakan Laravel 7, maka versi minimum PHP yang diperlukan adalah PHP 7.2.5. Jika menggunakan XAMPP, silahkan gunakan versi terbarunya (versi 7.4).

[Baca: Download dan Install XAMPP di Windows dan Cara Menggunakan XAMPP]

Selanjutnya, pastikan juga kamu sudah menginstal Composer di komputer kamu, jika menggunakan Windows, silahkan baca posting berikut: Cara Instal Composer di Windows.

Setelah semua alat-alat siap, silahkan buka terminal di komputer. Pada komputer Windows, tekan tombol “Windows + R” dan ketikkan “cmd.exe”, maka akan membuka sebuah jendela terminal baru. Berikut tampilan terminal di Ubuntu.

Terminal di Ubuntu
Terminal di Ubuntu

Masuk ke Folder HTDOCS

Jika menggunakan Windows, folder root XAMPP adalah folder htdocs. Kita harus masuk ke folder tersebut melalui terminal. Caranya, ketikkan perintah berikut di terminal:

cd c:\xampp\htdocs

Jika menggunakan Ubuntu, folder root Apache terletak di /var/www/html/. Silahkan masuk ke folder tersebut menggunakan terminal, ketikkan perintah berikut:

cd /var/www/html

Menginstal Laravel

Pertama, kita harus mendownload Laravel menggunakan Composer. Pada terminal, ketikkan perintah berikut:

composer global require laravel/installer

Tunggu sampai proses instalasinya selesai. Tahap ini hanya perlu kita lakukan sekali, artinya nanti dikemudian hari jika kita akan membuat project Laravel yang baru, kita tidak perlu mendownload Laravel lagi. Atau jika sebelumnya kamu sudah pernah mendownload Laravel, kamu boleh mengabaikan tahap ini.

Membuat Project Laravel

Setelah Laravel terdownload, kita akan membuat sebuah project baru. Dalam tutorial ini, saya menamai project saya “my-blog”, silahkan sesuaikan dengan nama project yang kamu ingin.

Ada dua cara untuk menginstal Laravel, yaitu menggunakan Laravel Installer yang sudah kita download tadi, atau langsung menggunakan Composer. Kedua cara tersebut sebetulnya berbeda, tetapi tidak akan kita bahasa perbedaanya disini.

1. Menggunakan Laravel Installer

Untuk membuat project menggunakan Laravel Installer, ketikkan perintah berikut di terminal:

laravel new my-blog

Untuk “my-blog” bisa kamu ganti sesuai nama projectnya, bebas.

Jika sudah selesai, maka di folder htdocs (di Windows) atau di folder html (Ubuntu) akan terdapat folder baru bernama “my-blog” (sesuai dengan nama saat installasi).

Proses instalasi ini jika pertama kali biasanya akan lama, sekitar 2 sampai 5 menit karena perlu mendownload semua yang dibutuhkan, jadi pastikan koneksi internet kamu lancar.

2. Menggunakan Composer

Untuk menggunakan Composer, di terminal ketikkan perintah berikut:

composer create-project --prefer-dist laravel/laravel my-blog

Menginstal Laravel dengan Composer

Setelah Selesai Membuat Project

Jika sudah berhasil membuat project, baik menggunakan Composer atau dengan Laravel Installer, yang perlu kita lakukan akan masuk ke folder project menggunakan Terminal. Perhatikan folder baru berikut:

Folder my-blog hasil instalasi Laravel

Di folder htdocs atau html tersebut ada folder baru dengan nama “my-blog”, maka ketikkan perintah di terminal:

cd my-blog

Maka kita sudah berhasil masuk ke folder project Laravel.

Folder project Laravel

Masuk ke folder project di kemudian hari

Jika kita akan mengelola project Laravel kita melalui Terminal, kita perlu masuk ke folder projectnya terlebih dahulu.

Silahkan buka Terminal baru dan ketikkan perintah berikut: (Windows)

cd C:\xampp\htdocs\my-blog

Jadi urutannya adalah:

  • C: ==> Drive C
  • xampp ==> Folder installasi XAMPP
  • htdocs ==> Root folder XAMPP
  • my-blog ==> Nama folder project kita

Jika menggunakan Linux, perintahnya adalah:

cd /var/www/html

Installasi selesai

Installasi kita sudah selesai dan project baru sudah siap.

Mengakses Laravel dari browser

Untuk mengakses Laravel dari browser, kita perlu melakukan sebuah perintah khusus, yaitu pada terminal ketikkan perintah:

php artisan serve

php artisan serve

Jika sudah, silahkan buka browser dan ketikkan alamat: “localhost:8000”.

Laravel Fresh

Secara default, alamat akses Laravel adalah “localhost:8000”. Jadi nanti setiap mengakses Laravel, pastikan sudah mengetik perintah “php artisan serve” dan membuka alamat “localhost:8000”

(Alamat aksesnya bisa diubah dan bisa berubah, tergantung keadaan).

Sampai disini, kita sudah berhasil menginstal Laravel dan membuat project baru. Di postingsn selanjutnya, kita akan membuat form login menggunakan Laravel UI.

Dokumentasi resmi installasi silahkan akses disini: https://laravel.com/docs/7.x/installation

About Martin Mulyo Syahidin

Check Also

Membuat CMS Blog dengan Laravel

Belajar Laravel: Tutorial Membuat CMS Blog dengan Laravel 7

67 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO Halo, selamat pagi. Apa kabar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *